Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi,mimpi adalah
kejadian dimana hal – hal yang tidak dapat kita mengerti akan muncul didalam
mimpi.sama seperti hal yang akan saya bagi kepada setiap pembaca.
Pada tanggal 21 antara tanggal 22 oktober 2012,mimpi yang
sulit untuk aku lupakan dan masi teringat jelas saat ini,mimpi ini berawal dari
aku berkunjung disebuah pesantren mewah dimana begitu banyak santri laki – laki
dan santri perempuan,sungguh luar biasa pesantren itu dapat menampung para
santri begitu banyaknya,dapat kuperkirakan jumlah mereka yang sekitaran
10.000,-(sepuluh ribuan lebih ) jama`ah santrinya,baik pria dan wanita.
Baru masuk dipintu utama aku masi merasa takjub akan jumlah
para santri yang begitu banyak berkumpul dalam satu wadah,belum selesai lagi
rasa takjub ini hilang.hati sudah terkejut dan terkesan dengan kemegahan gedung
pesantren yang dicat dengan warna yang cerah memancar,bagai cahaya lampu.dan
teknologi yang begitu canggih sudah dipergunakan didalam gedung ini,salah
satunya lantai yang berjalan,seperti dapat dijumpai di bandara – bandara dan
mal – mal besar yang ada di Ibu Kota.
Aku berdiri diatas lantai berjalan yang menuntun ku
menelusuri gedung pesantren ini,terdapat banyak ruangan dan didepan ruangan –
ruangan itu terdapat banyak sekali santri perempuan yang berparas cantik dan
enak dilihat oleh mata,kecantikan mereka belum pernah aku temui selama ini
diwanita manapun,wajah mereka bercahaya dan senyuman mereka yang ramah serta
pandangan mata yang membuat sekujur badan ku kaku dan beku tak dapat
bergerak.pandangan mata mereka seakan menyambut ku dan mengucapkan selamat
datang kian membuat dada ku berdebar hebat.ingin sekali ku memiliki mereka
dalam pikiran ku,namun walau hanya dalam pikiran saja,sebuah suara menyambar
bagai halilintar terdengar lantang di telinga ku.”mereka mukan muhrim
mu”.sontak ku tersadar dan tak mau berlama – lama memandang para wanita
berparas cantik dan indah itu.belum lagi rasa terkejut ku hilang akan suara tak
berujud,kini aku dikagetkan dengan begitu banyaknya santri lagi – laki yang
naik di lantai berjalan yang saat ini aku berdiri diatasnya.aku memandang
sekitar penuh takjub akan pesantren ini,tak lama memandang keindahan pesantren
ini lantai berjalan tadi mulai menanjak bagai mendaki gunung yang amat
tinggi,kaki ku gemetar dan memegang erat salah seorang santri laki – laki yang
berparas enak dilihat sama seperti para santri wanita yang ku jumpai
tadi,santri laki – laki itu mengenakan baju koko dan sarung kotak – kotak yang
bercahaya,aku takut terjatuh karna tangga berjalan itu amat miring saat
menanjak,santri laki – laki itupun tersenyum saat melihat ku gemetar karna
ketakutan,jelas sekali raut wajah ketakutan menghiasi wajah ku.
Tak terasa aku kini sudah berada entah dimana,suasana dilingkungan
sekitar amat begitu asing dan menyeramkan karna di sekeliling ku penuh dengan
makam – makam yang jumlah nya amat banyak,namun suasana ditempat itu tidak lah
gelap tapi terang dengan penuh cahaya dimana – dimana.sejenak ku terpaku karna
disatu makam ada segerombolan santri laki – laki sedang melantunkan ayat
suci,begitu merdu ditelinga ku lantunan ayat yang mereka bacakan.akupun
melangkah kan kaki ku untuk menghampiri mereka,namun entah mengapa sulit sekali
membendung air mata ini karna terharu akan lantunan yang mereka bacakan untuk
makam tersebut.kini aku telah berada tepat di depan makam tersebut,yang
berhiaskan keramik berwarna merah bata.air mata ku tiada henti mengalir ketika
aku melihat sang pemilik makam,yang ternya nisan nya bertuliskan nama ku.kaki
ku pun lemas dan menjatuhkan dengkul ku ditanah,lalu aku memegang makam itu
sambil melihat jasad ku yang sudah terbungkus kain kafan.aku berfikir,apa kah
aku berada dialam kematian?saat aku berfikir seperti itu seperti ada yang
menarik ku kesuatu tempat yang dihadapan ku kini begitu banyak patung yang
duduk diatas kursi tergantung diatas sebuah dinding,belum lagi hilang
kebingungan yang kini ku alami namun ada hal yang menunggu ku saat ini yang
membuat ku kian bingung dengan apa yang ku alami ini,patung yang tadi diam
menatap ku kini bergerak dan menghampiri ku dan tersenyum pada ku,seketika itu
juga aku merasakan keramaian di belakang ku,ternyata para santri sudah
berkumpul dibelakang ku,lalu aku pun mengulurkan tangan ku untuk bersalaman
kepada orang yang berada didepan ku,yang sedari tadi ku berfikir itu adalah
patung,tapi ternyata manusia yang sedang duduk santai,aku pun menciumi tangan
nya dan ia pun meletakkantangan kirinya dipundaknya sedari ia berkata “akhirnya
engkau menemukan jalan mu wahai kekasih allah”,aku pun terbangun ketika suara
itu terdengar jelas di telinga ku.ketika aku bangun aku masi berfikir apa kah
maksud mimpi ini,namun aku tak mau terjebak didalam hal – hal yang dapat
memberatkatkan jalan ku kelak.
Aku hanya berharap keridhoan dari Allah swt,untuk
menunjukkan jalannya,yang sebenar – benarnya jalan nya dan memasuki aku kedalam
hamba yang ia kasihi dan sayangi,dan doa yang selalu terpanjat dari hati ini
hanyalah “ ya allah engkau yang ku maksud ridho yang aku ikut,jadikan aku hamba
yang kau kasihi dan sayangi”.subhanallah apa yang kita dapat banggakan dari
diri ini?,tercipta dari hal yang paling hina,kekuatan dan kelebihan,harta,dan
lain – lain.bukan kah itu amat sangat kecil bila dibandingkan dengan kenikmatan
yang diberikan allah kepada kita,mengapa kita sering lupa bersyukur akan nikmat
itu,allah menunjukkan kemahaannya agar kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar